Eat & Drink Pubs & Clubs
Whisky Live Jakarta 2018, hadir dengan perpaduan minuman, makanan, dan seni terbaik

By Gilang Ramadhan

Published on: 2018/11/14 13:32

WLJ- Opening Toast Deborah Iskandar, Andrew Soetiono. Ainsley Mann, Irwan Mussry, Indra Djokosoetono, Kallula (2)

Untuk pertama kalinya, acara wiski terbesar di dunia, Whisky Live, pada tanggal 3 - 4 November di Jakarta. Diselenggarakan oleh Indonesia Whisky Research Society, acara yang diselenggarakan secara perdana telah menjual lebih dari 2000 tiket termasuk tiket VIP yang sudah terjual habis. Membawa lebih dari sekadar whisky tasting dan masterclass, acara ini mencakup lebih dari 120 tipe wiski, menu koktail spesial yang dibuat oleh bar terbaik di Asia Tenggara, pameran seni, dan ruang VIP. Whisky Live Jakarta berlangsung pada tanggal 3 dan 4 November tahun ini, dari jam 1 sampai 10 malam, di Bali Room, Hotel Kempinski Indonesia,

WLJ - Whisky Masterclass dengan Global Brand Ambassador

“Hadir di Indonesia untuk pertama kalinya, kami berharap dapat menghadirkan acara wiski terbaik dengan menjadi wadah bagi para tamu untuk belajar tentang wiski dan bagi berbagai merek terbaik untuk menunjukan keunggulan produk mereka,” kata Andrew Soetiono, CEO Whisky Live Jakarta dan Indonesia Whisky Research Society. “Kami juga ingin mengedukasi pasar bahwa wiski itu sendiri adalah suatu bentuk seni, yang harus dinikmati secara bertanggungjawab. Kami juga membawa perpaduan terbaik, wiski dengan makanan yang lezat dan seni yang brilian, dengan harapan untuk menghadirkan pengalaman yang sangat mendalam bagi para tamu yang hadir.”

WLJ - Botol wiski kolaborasi dengan Darbotz
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Angga Deri
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Bujangan
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Patricia Untario
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Samuel Indratma
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Theresia Sitompul
WLJ - Botol wiski kolaborasi karya oleh Yani Mariani

Menetapkan standar yang tinggi, Whisky Live Jakarta akan bekerjasama dengan 17 merek wiski terbaik dengan lebih dari 120 sampel. Whisky tasting dengan merek paling terkenal seperti The Macallan, Singleton, dan The Glenrodnach dapat dinikmati oleh para tamu. Bagi mereka yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang "air kehidupan", Whisky Live akan menyiapkan masterclass yang dipimpin oleh ahli wiski internasional.

Makan malam dengan menu eksklusif oleh Oku, salah satu restoran Jepang terbaik di Jakarta disiapkan untuk memanjakan lidah para tamu. Koktail dan makanan khusus dari pemenang 50 Bar Terbaik di Asia, seperti Union, Basque, Jigger dan Pony, dan Wishbone juga akan menjadi sorotan di acara perdana ini.

Mewakili keragaman Indonesia, Whiskey Live Jakarta akan berkolaborasi dengan Indonesia Luxury untuk memamerkan seni dalam dua cara selama acara ini, dilengkapi berbagai tujuan: akan ada pameran lukisan dan patung, dikuratori oleh ISA Art Advisory. Akan ada penampilan delapan botol wiski edisi terbatas, dikurasi oleh Vivi Yip Art Room yang telah dirancang khusus oleh seniman lokal untuk Whisky Live Jakarta. Botol wiski edisi terbatas ini akan dilelang oleh Deborah Iskandar, Founder dari Indonesian Luxury. Hasil dari lelang akan disumbangkan ke ‘The Learning Farm’, sebuah yayasan yang mengajarkan pertanian organik bagi kaum muda yang kurang mampu.

Lima seniman yang berkontribusi pada pameran seni ini menampilkan karya multi-disiplin, multi-generasi dan multi-budaya. Sinta Tantra, adalah keturunan Bali tetapi telah menjalani kehidupan internasional, menciptakan seni yang menggabungkan semua pengaruh dan pengalaman dunianya. Arahmaiani, lahir pada tahun 1961, memiliki gaya yang terus berkembang yang tumbuh dengan niat aktivisme sosial, feminisme dan environmentalisme. Irfan Hendrian mengeksplorasi materi dan bentuk, menyampaikan karyanya tidak hanya melalui seni rupa tetapi juga melalui desain grafis dan pencetakan. Rega Ayundya, lahir di Surabaya dan sangat dipengaruhi oleh seniman Gustav Klimt, menyampaikan pesannya melalui metafor surealis. Aaron Taylor Kuffner adalah seniman konseptual Amerika yang menciptakan patung kinetik sonik. Ia memasangkan pemahaman rinci tentang gamelan instrumen Indonesia tradisional dengan sistem robot modern, menciptakan patung-patung dengan suara konsentris dan meditasi.

WLJ - Dion Wiyoko and friends 
WLJ - Bapak Irwan Mussry - Time International

Sjafke Jansen, General Manager dari Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, menambahkan, “"Merupakan kebanggaan yang besar bagi kami telah terpilih sebagai tempat diselenggarakannya acara whisky yang pertama dan terbesar di Indonesia, Whisky Live Jakarta. Kami berusaha sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kami untuk acara ini karena kami berharap kolaborasi ini dapat berkembang lebih kuat lagi dan menguntungkan untuk kedua belah pihak, juga tentu saja, kami berharap untuk dapat kembali terpilih sebagai tempat diselenggarakan acara yang sama di tahun mendatang."

Indonesia Whisky Research Society, yang didirikan sejak 2016, adalah penyelenggara Whisky Live di Jakarta, yang juga merupakan acara Whisky terbesar di Indonesia.

WLJ - Suasana crowd saat penampilan dari Marcel Siahaan
WLJ - Gelas grafir dari Riedeljpg

Foto: Dok. Whisky Live Jakarta

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Bar Hopping: McGettigan’s

McGettigan’s memang memiliki konsep yang lebih modern karena beberapa hal, termasuk dari makanan h...

By: Haetam Attamimy

Baca selengkapnya

Menikmati Masakan Khas Italia Bersama Pippo di Senayan City

Selain sepakbola dan seni yang menjadi identitas dari Italia. Kulinerpun menjadi identitas lain bagi...

By: Alfian Putra A.

Baca selengkapnya

McDonald’s Merilis Vegan Burger

McDonald’s Merilis Vegan Burger

By: Haetam Attamimy

Baca selengkapnya
Loading…