SORE HORE Vol II: Tempat Para Pecinta Street Culture Berkumpul & Berkolaborasi

By Gilang Ramadhan

Published on: 2021/01/29 17:33

Setelah sukses menyelenggarakan SORE HORE Vol I, KASKUS kembali menghadirkan SORE HORE Vol II yang mengangkat tema Street Culture. Dilaksanakan pada 26 - 27 Januari 2019 di Joglo @Kemang, SORE HORE Vol II menjadi ajang berkumpul dan kolaborasi para komunitas Hip - Hop, Bomber, Sneakers, dan masih banyak lagi.

SORE HORE, sebuah festival komunitas tematik yang rutin dilaksanakan oleh KASKUS dengan tujuan menjadi wadah bagi komunitas untuk berkumpul, berdiskusi, dan berkolaborasi. Hilda Hendrio, Head of Marketing KASKUS mengatakan “Tiap bulannya, SORE HORE akan mengangkat satu tema pilihan dari sekian banyak minat dan hobi yang ada di KASKUS. Seperti kali ini, kami mengangkat mengenai Street Culture karena kami tau meskipun sangat niche tapi komunitas yang menggeluti minat ini berkembang. Harapannya, SORE HORE Vol II ini juga bisa menjadi ajang untuk memperkenalkan Street Culture secara lebih luas kepada masyarakat."

“Kami senang sekali di SORE HORE Vol II kemarin juga menjadi ajang berkumpulnya para pegiat Hip - Hop lintas generasi yang saling mendukung karya satu sama lain, mulai dari musisi yang tampil di main stage hingga kehadiran Saykoji dan Ras Muhammad,” tambah Hilda.

Kemeriahan Program SORE HORE Vol II

Dilaksanakan selama dua hari berturut - turut, SORE HORE Vol II dimeriahkan oleh beragam program seperti workshop, talkshow, Boombox & Sneakers Exhibition, Street Dance Battle, dan Music Performance yang dibagi dalam beberapa area.

 

 

Area talkshow diisi oleh deretan pegiat Street Culture yang membahas seputar perkembangan dari industri dan komunitas Hip Hop di Indonesia, seperti "Rilis Karya Fisik atau Digital?" dengan Derry Neo dan David Tarigan (Aktivis Musik De Majors) sebagai Narasumber, talkshow Graffiti "Dimana Kanvas Kami?" bersama Olderplus dan Tutu selaku Seniman Graffiti, dan terakhir adalah "Pentingnya Komunitas Sebagai Lokomotif Pergerakan Hip-Hop Lokal" oleh Alexander Sinaga selaku DPMB, Founder Hellhouse dan Madilog selaku Founder Represent.

Sementara beberapa sesi workshop di SORE HORE Vol II adalah “Turntablism 101” bersama E One dan Dangerdope, workshop Graffiti “From Sketch To Wall” bersama Stereoflow dan Mr.Wormo, serta sesi terakhir adalah workshop "MPC Beatmaking" dimana pengunjung berkesempatan untuk membuat musik Hip-Hop bersama Lacos.

Tidak hanya sesi talkshow dan workshop, pengunjung SORE HORE Vol II juga dapat mengikuti Street Dance Battle, dimana dari 60 pengunjung yang ikut serta, terpilihlah masing - masing 2 orang pemenang untuk kategori B-Boy dan Open Battle yang berhak membawa pulang total hadiah jutaan rupiah.

Para pengunjung juga bisa melihat Bomber dan Sneakers Exhibition yang bekerjasama dengan Soulkillaz dan Kick Avenue dimana terdapat sesi “Tebak Sneakers Termahal” dari total 10 sneakers yang dipamerkan, juga bazaar beragam produk dari brand kreatif lokal seperti sneakers, topi, clothing, dan lainnya.

SORE HORE Vol II juga diramaikan oleh penampilan dari beberapa musisi ternama seperti Ramengvrl, Yacko, ONAR, Tuan Tiga Belas, Eyefeelsix, dan Boyz Got No Brain di area main stage. Selain itu, Saykoji juga turut melelang sepatu Air Jordan 3 miliknya seharga 1,7 juta rupiah dimana hasil penjualannya akan disumbangkan kepada korban bencana Tsunami Selat Sunda melalui KASKUS.





Untuk informasi lebih lanjut, bisa lihat di kask.us/sorehorevol2 atau di akun media sosial Instagram @sorehoreofficial dan @kaskusnetworks.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Fornite Berikan Bocoran Skin Terbaru di Season Mendatang

Fornite Berikan Bocoran Skin Terbaru di Season Mendatang

By: ali adam malik

Baca selengkapnya

Masa Depan MCU Akan Ada Di Film 'Black Widow'

Masa Depan MCU Akan Ada Di Film 'Black Widow'

By: ali adam malik

Baca selengkapnya

Festival Musik K-Pop di LA Ditunda Karena Virus Corona

Festival Musik K-Pop di LA Ditunda Karena Virus Corona

By: ali adam malik

Baca selengkapnya
Loading…