Ozil
Lifestyle Sports
Ozil Berhenti Membela Timnas Jerman

By Reza Reinaldo

Published on: 2018/07/23 17:17

“Rasialisme Tidak Boleh, Tidak Pernah Boleh Diterima” - Mesut Ozil
Ozil

Kabar mengejutkan datang dari pemain tengah Arsenal sekaligus punggawa Jerman yang turut serta mempersembahkan trofi Piala Dunia pada tahun 2014, Mesut Ozil, dia pensiun dari timnas Jerman selama serangan rasial terhadap dirinya masih terus terjadi.

 

Menyusul kegagalan Jerman di Russia, banyak hal yang disorot oleh media Jerman. Salah satunya adalah Ozil yang terseret dalam dunia politik.

 

Diawali dengan kedatangan Erdogan, Presiden Turki, dalam kunjungannya ke Inggris pada bulan Juni lalu serta mengundang Ozil, Gundogan, Tosun, dan Emre Can dalam sebuah pertemuan.

 

Mesut Ozil yang berfoto bersama Erdogan sambil memegang jersey Arsenal mendapat kritik dari DFB (Asosiasi Sepakbola Jerman). Grindel, selaku presiden DFB, mengecam tindakan Ozil dan Gundogan yang berfoto dengan Erdogan, dia menganggap bahwa Erdogan adalah sosok yang tidak menghormati nilai-nilai DFB dan memanfaatkan para pemain Jerman--yang memiliki keturunan Turki--untuk masuk ke dalam kampanyenya.

 

Meski Ozil sempat membicarakan maksud dari foto-foto tersebut bersama Grindel sebelum piala dunia 2018 bergulir, namun penampilan buruk Jerman di Russia memicu kembali isu foto ini. Ozil menganggap bahwa media Jerman menjadikannya sasaran empuk lantaran latar belakangnya yang merupakan orang Turki.

 

Ozil

Ozil juga mempertanyakan media yang tidak memberi tekanan apa pun pada pejabat DFB, Lothar Matthaus, yang belum lama ini mengadakan pertemuan dengan Vladimir Putin dan tidak seorang pun meminta Lothar untuk menjelaskan maksud pertemuannya kepada publik.

 

Dalam pernyataannya di twitter, Ozil tidak ketinggalan mengkritik Grindel yang tak mampu menjalankan tugas-tugasnya dan dia tidak ingin lagi menjadi kambing hitam atas ketidakcakapannya.

 

Dengan berat hati dan pertimbangan panjang, Ozil menyatakan tak akan lagi bermain untuk Jerman di tingkat Internasional selama Ozil masih merasakan rasialisme dan hinaan (dari petinggi-petinggi sepakbola Jerman). Ozil kehilangan kebanggaan dan semangat ketika mengenakan seragam Jerman dan mengaku sulit dalam pengambilan keputusan ini mengingat rekan, staf, dan orang-orang baik Jerman masih ada di sekitarnya.

 

Rasialisme tidak boleh, pernah boleh diterima, tutupnya.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Cara menghindari Instagram yang tidak sengaja tap 'Like' saa...

Menguntit Social Media mungkin menyeramkan dan membuang-buang waktu, tetapi kebanyakan dari kita mas...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Vivo V9 Akan Diluncurkan di Candi Borobudur

Vivo Smartphone mengkonfirmasi bahwa peluncuran vivo V9 akan dilakukan pada hari Kamis, tanggal 29 M...

By: Kevin

Baca selengkapnya

iOS 12 Versi Beta sedang dijajal Pengguna

Setelah mengumumkan perihal iOS 12 dalam WWDC (Worldwide Developers Conference) yang dilaksanakan bu...

By: Reza Reinaldo

Baca selengkapnya
Loading…