Entertainment Film & TV
Joker Hal Yang Mustahil Bisa Ditiru Marvel

By Gilang Ramadhan

Published on: 2019/10/07 17:07

JOker hal mustahil untuk marvel

Hadirnya penayangan di Indonesia, “Joker” versi Joaquin Phoenix terus menggoda penggemar di Tanah Air lewat sneak peek yang diluncurkan Warner Bros dan DC. Joaquin Phoenix sebagai Arthur Fleck di sebuah acara TV buat gaduh penunggu setia film ini tetapi kamu sudah bisa tonton film Joker di Bioskop seluruh Indonesia.

'Joker' memang akan menjadi pembeda dari DC dan Warner Bros. Setelah kekacauan 'Justice League'. Sebagian pahlawan masih lanjut dengan aktornya yang sama seperti 'Wonder Woman', 'Aquaman' atau 'The Flash'.

Joker kali ini juga sangatlah berbeda dari DC dan Warner Bros yang biasa garap. Selain warna dan tone jauh-jauh lebih gelap dan keras, Joker ala Todd Phillips konon memang mengangkat cerita orisinil meski masih mengambil besar referensi The Killing Joke.

Todd selaku sutradara menyebutkan bahwa Joker adalah antitesis dari adaptasi komik yang biasa dilakukan Marvel (MCU) dan DC yang bergandengan dengan Warner Bros. Joker adalah hal mustahil yang bisa dilakukan Marvel karena skrip yang diciptakan mereka tak bisa diintervensi dari komik ataupun pencipta aslinya.

Menurut Todd, Marvel dengan semua filmnya yang mencapai klimaks lewat Endgame, adalah hal yang tak bisa dikalahkan. Karenanya, mereka membuat film yang takkan bisa dilakukan Marvel. Wawancara Todd ini bukan sesuatu yang baru sebenarnya. Tapi menarik karena menyinggung rival DC.

"Kalian tidak bisa mengalahkan Marvel, mereka raksasa. Jadi, mari kita buat sesuatu yang tidak bisa mereka lakukan," kata Todd yang sebelumnya menggarap War Dogs pada Cinemablend.

Soal membuat film spin-off antihero, Marvel sudah melakukannya pada 'Deadpool' atau 'Venom'. Namun jelas berbeda dengan Joker yang murni villain tanpa rasa dan perasaan.

Dua nama Marvel yang disebutkan tadi masih punya sisi pahlawan. Mereka kerap tampil sebagai penyelamat meski seorang anti-hero.

Kini patut ditunggu seperti perwujudan Joker versi Joaquin Phoenix yang konon jauh sekali dari kiblat komik. Terlebih ulasannya sangat positif. Film dengan rating R ini juga mendapat penghargaan di Venice Film Festival.

Kembali bagaimana Joker tercipta, Todd pernah menjelaskan bahwa dalam filmnya Arthur adalah sosok rapuh dengan gangguan mental dan psikis yang chaos. Ini tak berbeda jauh dengan cerita The Killing Joke di mana sang villain memproklamirkan: 'hanya butuh satu hari yang rusak dan berat untuk menjadi gila'.

Dalam The Killing Joke, Joker kehilangan istrinya dalam sebuah tragedi. Dalam versi Todd Phillips, ibu Arthur yang sakit-sakitan namun sangat dicintainya sepertinya jelas menggantikan posisi istri di versi cerita orisinilnya.

Motivasi Joker tak pernah bisa diprediksi karena sejatinya ia tak pernah punya tujuan. Joker adalah manifestasi kekacauan, simbol ketidakselarasan, dan wujud ketidakharmonisan.

Ia membenci kedamaian karena latar hidupnya yang sangat kacau. Heath Ledger sebagai Joker pernah berucap pada Batman Christian Bale di tepian gedung dalam dialog yang sejujurnya sangat dalam, "Kau membutuhkanku, pun sebaliknya, kau melengkapiku."

Jadi mungkin itu yang membedakan Joker dengan Thanos sekalipun. Joker adalah villain yang terlalu istimewa.

 

Setuju tidak kalian kalo Joker masih hal musuh yang istimewa dari rival DC yang satu ini yaitu Marvel?

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

First Phase Lineup Sunny Side Up Tropical Festival 2019

Segera digelar pada 24 Agustus di Manarai Beach House Bali, Ismaya Live resmi mengumumkan lineup fas...

By: Vinny Vindiani

Baca selengkapnya

Matt Damon dan Christian Bale Seruankan Balapan Le Mans 24 J...

Berlatar pada tahun 1960-an, “Ford v Ferrari” akan menghadirkan kisah nyata yang terinspirasi da...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Ed Sheeran Kembali Datang Ke Jakarta Setelah Sempat Batal

Mega konser berskala stadion di TOKYO, OSAKA dan JAKARTA, jadwal konser di Asia lainnya akan diumumk...

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya
Loading…