21 Tahun Harry Potter
21 Tahun Harry Potter, Sihir dan Keajaiban yang Menjadi Nyata

By Reza Reinaldo

Published on: 2018/07/02 15:24

Perjalanan yang Menyihir
21 Tahun Harry Potter

Sumber gambar: mugglenet.com

Pada tanggal 26 Juni 1997, seorang editor mengambil tumpukan cerita dari daftar naskah yang ditolak hari itu, setelah dibaca-baca dengan niatan iseng, sang editor bertanya-tanya mengapa naskah sebagus ini berada dalam rak penolakan. Naskah tersebut adalah Harry Potter and the Philosoper’s Stone. Setelah menerima penolakan lebih dari 12 kali, Harry Potter and the Philosoper’s Stone memulai perjalanan legendarisnya bersama penerbit Bloomsburry.

Keterlambatan menjadi inspirasi dalam kisah Harry Potter yang ditulis Rowling, ketika itu keretanya mengalami keterlambatan keberangkatan dari Manchester ke stasiun King's Cross di London pada 1990. Coretan-coretan tangan yang mengisahkan penyihir muda bersama dua temannya ini mulai mengisi lembaran-lembaran kertas.

Menulis memang adalah satu hal, namun menulis di tengah-tengah keadaan yang sulit adalah hal yang berbeda. Bercerai dengan Jorge Arantes, suami pertamanya, di tengah-tengah kegiatan menulis bukan hal yang mudah dijalani, ditambah dengan keadaan ekonomi yang memaksa Rowling hidup dalam tunjangan negara, semangatnya untuk memperkenalkan keajaiban pada dunia tidak padam begitu saja.

Penulis yang gemar menulis di kafe ini mengakhiri tren penolakan pada tahun 1997, Harry Potter and the Philosoper’s Stone mendapat kesempatan untuk mejeng di toko buku bersama penerbit Bloomsburry. Buku yang bercerita tentang sihir dan keajaiban ini seolah-olah menyampaikan keajaiban ke dunia nyata ketika buku Harry Potter memuncaki daftar buku laris.

Hari ini, 21 tahun telah berlalu, Harry Potter bukan lagi hanya sebentuk buku yang laris, ia bertransformasi menjadi budaya, beberapa istilah-istilah dalam Harry Potter masuk ke dalam kamus Oxford, seperti Muggle—yang berarti kurang lebih memiliki arti sebagai orang awam, yang kita tahu bahwa istilah Muggle adalah orang-orang yang tidak memiliki kemampuan sihir dalam kisah Harry Potter.

450 juta kopi buku Harry Potter telah terjual dan itu masih berjalan. Tidak ada kata ‘tidak mungkin’ dalam kamus Harry Potter, kisah penyihir muda ini telah menyihir dunia, membuat orang-orang kembali percaya pada keajaiban dan hal-hal yang tidak mungkin.

Bagikan Artikel
Artikel Terkait

Hodgepodge Superfest 2018, Festival baru dengan musik yang b...

Hodgepodge Superfest 2018 festival baru dengan musik beragam dari Java Festival Production

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Live Review: Synchronize Fest 2018

Synchronize Fest 2018 lebaran anak indie

By: Gilang Ramadhan

Baca selengkapnya

Counting Down to Sensation Jakarta

Sensation Jakarta is right around the corner. Apakah kamu sudah siap?

By: Kevin

Baca selengkapnya
Loading…